TARAKAN – Sebuah aksi kemanusiaan terjadi di perairan Tarakan pada Jumat 5 Desember lalu, ketika rombongan Kapolda Kalimantan Utara (Kaltara) Irjen Pol Djati Wiyoto Abhady yang tengah berlayar dari Nunukan menuju Tarakan, menemukan sebuah speedboat mengalami keadaan darurat di tengah laut.
Kapolda Kaltara, Irjen Pol Djati Wiyoto Abhady mengungkapkan, saat itu rombongan menemukan Speedboat SB ANTASENA yang mengangkut 18 penumpang terombang-ambing akibat kehabisan bahan bakar dan mati mesin tepat di jalur perairan yang sudah mulai gelap menjelang malam.
“Situasi semakin berisiko karena pada pukul 18.05 WITA, cuaca mulai redup dan arus perlintasan kapal di jalur tersebut hampir tidak ada,” kata Kapolda, Minggu (7/12/2025).
“Melihat kondisi yang mengancam keselamatan para penumpang, Kapolda Kaltara langsung memerintahkan tim di Speedboat SB “KAYAN 1” untuk melakukan operasi penyelamatan,” sambung dia.
Tak butuh waktu lama, lanjut Irjen Djati, pada pukul 18.26 WITA SB KAYAN 1 tiba di lokasi dan segera mengevakuasi seluruh penumpang SB ANTASENA.
“Proses pemindahan dilakukan cepat dan hati-hati sebelum rombongan membawa para penumpang menuju Pelabuhan SDF Tarakan,” jelasnya.
Irjen Djati bilang bahwa aksi ini menjadi pengingat betapa vitalnya kehadiran aparat dalam menjamin keselamatan masyarakat, terutama di jalur transportasi laut yang kerap menghadapi risiko cuaca dan kondisi teknis.
“Para penumpang yang berhasil selamat tak kuasa menyembunyikan rasa syukur atas pertolongan cepat tersebut,” ujarnya.
Ditegaskannya, keselamatan masyarakat menjadi prioritas setelah mengetahui ada speedboat terombang-ambing dengan penumpang yang terancam keselamatannya.
” kami tidak bisa tinggal diam. Alhamdulillah seluruh penumpang dapat dievakuasi dengan selamat dan tiba di Tarakan,” ucap mantan Wakapolda Metro Jaya ini.
Ia menegaskan bahwa peristiwa ini menjadi pelajaran penting untuk memperketat standar keselamatan pelayaran.
“Kami akan terus berkoordinasi dengan pihak terkait agar kejadian serupa tidak terulang serta memastikan setiap perjalanan laut memiliki standar keselamatan yang memadai. Terima kasih kepada seluruh jajaran yang sigap dalam misi penyelamatan ini,” tutupnya.(*)













