Jelang WCCE 2026, ICCN dan Kementerian Ekraf Perkuat Orkestrasi Ekonomi Kreatif Daerah

JAKARTA – Menyongsong The 5th World Conference on Creative Economy (WCCE) 2026 di Jakarta pada 21–23 Oktober mendatang, Indonesia Creative Cities Network (ICCN) memperkuat sinergi strategis bersama Kementerian Ekonomi Kreatif/Badan Ekonomi Kreatif RI. Langkah konsolidasi ini dimatangkan melalui audiensi di Kantor Kementerian Ekraf, Thamrin Nine, Jakarta Pusat. (19/9)

Pertemuan strategis tersebut mempertemukan jajaran pimpinan ICCN yang dipimpin Ketua Umum Tubagus Fiki C. Satari dengan Menteri Ekraf/Kepala Bekraf Teuku Riefky Harsya beserta jajaran pejabat utama dan deputi teknis kementerian.

Mengusung tema global WCCE 2026 “Inclusively Creative: Collective Continuity”, ICCN memaparkan sejumlah inisiatif pendorong (Road to WCCE). Program ini dirancang untuk mengangkat praktik baik daerah ke panggung dunia melalui kanal media penyiaran nasional dan daerah, meliputi:

  • Talkshow Hexahelix Ekraf – di 34 stasiun TVRI daerah.
  • Produksi video profil ekraf – dari 38 provinsi, 514 kabupaten/kota, serta 44 wilayah jejaring Kata Kreatif.
  • Penguatan eksposur – bagi tujuh kota kreatif Indonesia yang tergabung dalam UNESCO Creative Cities Network (UCCN).

Ketua Umum ICCN Tubagus Fiki C. Satari menegaskan bahwa esensi kolaborasi ini adalah menerjemahkan diskursus global menjadi solusi taktis di tingkat lokal.

“WCCE menjadi momentum membawa potensi dan praktik baik ekonomi kreatif daerah ke percakapan global, untuk kemudian kita bawa kembali sebagai pengetahuan, peluang, dan aksi nyata berbasis prinsip kemandirian, keberlanjutan, dan berdampak,” ujar Fiki.

Sinergi lintas sektor yang melibatkan pemerintah pusat, pemerintah daerah, BUMN, sektor swasta, lembaga donor, hingga NGO ini diharapkan mampu mengoptimalkan orkestrasi “dari Indonesia untuk dunia” secara inklusif.

Sebagai bagian dari side event WCCE 2026 di Creative Village, ICCN memperkenalkan konsep ICCN Island. Ruang interaktif ini akan mempertemukan unsur inovasi, budaya, teknologi, dan media melalui klaster Suara dari Daerah, Ekraf Akademi, Nusantara Living Museum, hingga pemetaan jejaring kota kreatif.

Rangkaian konsolidasi wilayah ini berlanjut pada Rakornas ICCN 2026: Indonesia Creative Connect yang dihelat pada 24–25 Oktober 2026 di Jakarta. Mengangkat tagline “From Global Conversation to Local Action”, forum ini berfokus pada alur Listen & Map, Connect & Collaborate, serta Decide & Commit untuk menghasilkan project pipeline dan KPI daerah yang terukur.