TANJUNG SELOR — Gubernur Kalimantan Utara (Kaltara), Zainal Arifin Paliwang mengingatkan pentingnya peran partai politik (Parpol) untuk tidak terjebak dalam rutinitas seremoni dan retorika kosong. Pesan tajam itu ia sampaikan saat menghadiri pelantikan pengurus Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Hanura Kaltara periode 2025–2030 di Tarakan, Minggu (2/11/2025) malam.
“Politik bukan sekadar kegiatan seremonial, Politik harus hadir dengan kerja nyata yang dirasakan langsung oleh masyarakat,” tegas Zainal dalam sambutannya di hadapan jajaran pengurus pusat dan daerah Hanura.
Pada acara pelantikan itu, Gubernur Zainal menyebut kehadiran Oesman Sapta, yang dikenal sebagai pengusaha nasional, diharapkan mampu membuka peluang investasi dan menumbuhkan iklim ekonomi baru di Kalimantan Utara.
“Semoga semangat beliau membawa kebangkitan dan kesejahteraan bagi masyarakat Kaltara,” ucapnya.
Gubernur Zainal menilai Partai Hanura di bawah kepemimpinan Ingkong Ala mampu tampil sebagai partai yang bekerja dan berkontribusi nyata, serta bukan hanya simbol politik di panggung demokrasi daerah.
“Partai politik yang relevan adalah partai yang menghadirkan solusi bagi publik, Hanura harus jadi agen perubahan, pelopor pembangunan, dan jembatan antara pemerintah dan rakyat,” ujar Zainal.
Menurutnya, Kaltara yang baru berusia 13 tahun membutuhkan partisipasi semua elemen, termasuk partai politik, untuk mempercepat pembangunan dan meningkatkan kualitas sumber daya manusia.
“Kepada pengurus baru DPD Hanura Kaltara yang kini dipimpin kembali oleh Wakil Gubernur Kaltara (Ingkong Ala), saya menitipkan pesan agar semangat hati nurani rakyat benar-benar diwujudkan dalam kerja politik,” kata Zainal.
“Soliditas internal sangat penting, tapi lebih penting lagi memastikan setiap langkah politik Hanura berpihak pada rakyat. Kegiatan partai harus menyentuh langsung masyarakat,” katanya.
“Kaltara bisa maju jika semua pihak bersatu dan fokus bekerja, bukan bersaing dalam narasi,” tutup Zainal.(*)
