NUNUKAN – Ketua TP PKK Kalimantan Utara (Kaltara), Rahmawati Zainal, menegaskan pentingnya rumah sehat dan layak huni sebagai fondasi dalam membangun keluarga yang berkualitas dan sejahtera.
Hal itu disampaikannya saat membuka Sosialisasi Rumah Sehat Layak Huni yang digelar di Kantor Bupati Nunukan, Kamis (4/6/2026) lalu.
“ini bagian dari upaya TP PKK Kaltara meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai pentingnya hunian yang memenuhi standar kesehatan, keamanan, dan kenyamanan,” kata Rahmawati.
Rahmawati menegaskan, rumah tidak hanya berfungsi sebagai tempat tinggal, tetapi juga menjadi lingkungan utama yang berpengaruh terhadap tumbuh kembang anggota keluarga, kesehatan, serta kualitas hidup secara keseluruhan.
“Rumah yang sehat dan layak huni memiliki peran penting dalam mendukung kesehatan, kenyamanan, keamanan, serta kualitas hidup seluruh anggota keluarga,” tegas Rahmawati
“Keluarga yang tinggal di lingkungan yang bersih, sehat, dan aman akan memiliki peluang lebih besar untuk tumbuh menjadi keluarga yang produktif dan berkualitas,” lanjutnya.
Karena itu, edukasi mengenai rumah sehat perlu terus dilakukan agar masyarakat memahami pentingnya menciptakan lingkungan hunian yang mendukung kesejahteraan keluarga.
Melalui sosialisasi itu, peserta diberikan pemahaman mengenai berbagai aspek rumah sehat, mulai dari kebersihan lingkungan, ketersediaan sanitasi yang baik, sirkulasi udara yang memadai, hingga upaya menjaga keamanan dan kenyamanan tempat tinggal.
Rahmawati menambahkan, pihaknya berkomitmen terus mendukung program-program peningkatan kualitas hidup masyarakat melalui edukasi, pembinaan, dan pendampingan yang berkelanjutan.
“Kami percaya bahwa keluarga yang tinggal di lingkungan yang sehat akan lebih mampu mewujudkan keluarga yang berkualitas,” ujarnya.
Ia juga berharap kegiatan itu dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat sekaligus mendorong terwujudnya kawasan permukiman yang lebih sehat dan layak huni di Kabupaten Nunukan.
Diketahui, kegiatan ini juga dihadiri Ketua dan Wakil Ketua TP PKK Kabupaten Nunukan, organisasi perempuan, serta berbagai unsur masyarakat yang antusias mengikuti sosialisasi.(*)
