Bidpropam Polda Kaltara Periksa Handphone dan Urine 95 Personel
TANJUNG SELOR – Bidang Profesi dan Pengamanan (Bidpropam) Polda Kalimantan Utara (Kaltara) melakukan Operasi Penegakan Ketertiban dan Disiplin (Gaktibplin) terhadap 90 personel Polda Kaltara, di Lapangan Apel Mako Polda Kaltara, Senin (31/8/2026).
Kegiatan itu dipimpin langsung Kabidpropam Polda Kaltara AKBP Ajie Lukman Hidayat, S.I.K., M.H., bersama personel Subbidprovos Bidpropam Polda Kaltara dan Sie Propam Polresta Bulungan.
AKBP Ajie Lukman Hidayat mengatakan, dalam operasi itu Bidpropam melakukan pemeriksaan telepon genggam dan tes urine terhadap 95 personel yang dipilih secara acak dari berbagai fungsi di lingkungan Polda Kaltara.
“Pemeriksaan handphone dilakukan sebagai langkah pencegahan dan penanggulangan keterlibatan personel dalam praktik judi online dan pinjaman online. Sementara tes urine dilakukan untuk mendeteksi kemungkinan penyalahgunaan narkotika,” kata Kabid Propam.
Kabid Propam bilang, dari hasil pemeriksaan, seluruh personel yang menjalani tes urine dinyatakan nihil dari penyalahgunaan narkotika. Pengecekan telepon genggam juga tidak menemukan indikasi keterlibatan personel dalam judi online maupun pinjaman online.
“Kegiatan Gaktibplin merupakan bagian dari pengawasan internal untuk memastikan seluruh personel tetap mematuhi aturan dan menjaga disiplin,” kata Ajie.
“Pemeriksaan ini merupakan langkah pencegahan sekaligus pengawasan internal. Kami ingin memastikan seluruh personel Polda Kaltara tidak terlibat dalam penyalahgunaan narkoba, judi online maupun pinjaman online,” sambung dia.
Ia menegaskan, setiap personel Polri memiliki tanggung jawab untuk menjaga integritas dan menjadi contoh di tengah masyarakat.
“Disiplin harus dimulai dari internal. Karena itu, kami terus mengingatkan seluruh personel agar bijak menggunakan handphone, menjauhi segala bentuk pelanggaran serta menjaga sikap dan penampilan sebagai anggota Polri,” tegasnya.
Ia menambahkan, Selain pemeriksaan narkotika, judi online dan pinjaman online, Bidpropam juga memberikan teguran dan arahan terkait kerapian serta penampilan personel, termasuk kerapian rambut.
“Operasi Gaktibplin ini berlangsung aman, tertib dan terkendali,” tutupnya.(*)













