Belum Empat Bulan Menjabat, Kapolda Kaltara Irjen Agus Wijayanto Digantikan Brigjen Pol Andi Syahriful

TANJUNG SELOR – Belum genap empat bulan menjabat, Kapolda Kalimantan Utara (Kaltara) dari Irjen Pol Agus Wijayanto berganti posisi, Irjen Agus mendapat amanat baru sebagai Kapolda Kepulauan Bangka Belitung (Babel) sementara jabatan Kapolda Kaltara dipercayakan kepada Brigjen Pol Andi Syahriful Taufik.

Pergantian itu ditandai dengan pelantikan yang dipimpin Kapolri Jenderal Polisi Suyudi Ario Seto di Ruang Pertemuan Utama (Rupatama) Mabes Polri, Jakarta, Senin (12/10/2026).

Mutasi itu tertuang dalam Surat Telegram Kapolri Nomor ST/2251/X/KEP/2026 tertanggal 10 Oktober 2026.

Agus Wijayanto sendiri baru menjabat Kapolda Kaltara pada Juli 2026, menggantikan Irjen Pol Djati Wiyoto Abadhy. Dengan penugasan barunya, kepemimpinan Polda Kaltara kembali berganti dalam rentang waktu yang relatif singkat.

Sementara itu, Brigjen Pol Andi Syahriful Taufik sebelumnya menjabat Inspektur Pengawasan Wilayah (Irwil) V Inspektorat Pengawasan Umum (Itwasum) Polri. Kini, ia mendapat amanah memimpin kepolisian di provinsi yang berbatasan langsung dengan Malaysia tersebut.

Pelaksana Tugas (Plt.) Kabid Humas Polda Kaltara AKBP Erwin Syahputra Manik mengatakan, mutasi merupakan bagian dari dinamika organisasi dan pembinaan karier di lingkungan Polri.

Dengan kepemimpinan baru, Polda Kaltara diharapkan terus meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat, memperkuat pemeliharaan keamanan dan ketertiban masyarakat (harkamtibmas), serta meningkatkan sinergi dengan TNI, pemerintah daerah, dan seluruh elemen masyarakat.

“Dengan kepemimpinan yang baru, Polda Kaltara diharapkan terus meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat, memperkuat upaya pemeliharaan keamanan dan ketertiban masyarakat (harkamtibmas), serta meningkatkan sinergi dengan TNI, pemerintah daerah, dan seluruh elemen masyarakat,” ungkap Erwin.

Ia menegaskan, Polda Kaltara berkomitmen menjalankan tugas secara profesional, humanis, dan berintegritas. Langkah preemtif dan preventif juga akan terus dikedepankan untuk menciptakan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat yang aman dan kondusif.

“Melalui pergantian kepemimpinan ini, seluruh personel Polda Kaltara diharapkan tetap solid dan konsisten memberikan perlindungan, pengayoman,” ujar Erwin

“serta pelayanan terbaik kepada masyarakat. Polda Kaltara juga diharapkan terus berperan dalam mendukung pembangunan dan menjaga stabilitas keamanan di wilayah perbatasan,” sambung dia.

Untuk diketahui, pergantian Kapolda dalam waktu relatif singkat menjadi perhatian tersendiri bagi keberlanjutan program kepolisian di Kaltara. Sejumlah tantangan masih membutuhkan penanganan berkelanjutan, mulai dari pengamanan perbatasan, pemberantasan peredaran narkotika, pencegahan kejahatan lintas negara, hingga peningkatan kualitas pelayanan publik.

Sebagai Kapolda yang baru, Brigjen Andi Syahriful Taufik dihadapkan pada tanggung jawab menjaga kesinambungan program sekaligus memastikan jajaran kepolisian tetap responsif terhadap persoalan masyarakat.

Publik pun menantikan langkah kepemimpinan baru Polda Kaltara dalam memperkuat penegakan hukum, menjaga keamanan daerah, serta membangun kepercayaan masyarakat terhadap institusi kepolisian di Bumi Benuanta.(*)