Bapperida Kaltara Targetkan Setiap OPD Hasilkan Gagasan Inovasi

TANJUNG SELOR – Badan Perencanaan Pembangunan, Riset dan Inovasi Daerah (Bapperida) Kalimantan Utara (Kaltara) menargetkan setiap organisasi perangkat daerah (OPD) menghasilkan minimal satu gagasan inovasi pelayanan dasar untuk mempercepat pencapaian Standar Pelayanan Minimal (SPM).

Target itu dibahas dalam Workshop Penggalian dan Pengembangan Gagasan Inovasi Pelayanan Dasar Berbasis Bukti yang digelar Bapperida Kaltara bersama Program SKALA di Hotel Luminor, Tanjung Selor, Kamis (1/10/2026)

Kepala Bidang Riset dan Inovasi Daerah Bapperida Kaltara, Mochamad Sarkawi, membuka kegiatan tersebut mewakili Kepala Bapperida.

Dalam workshop itu, narasumber dari Pusat Riset Pemerintahan Dalam Negeri Badan Riset dan Inovasi Nasional (PRDN-BRIN), Dr. Adi Suhendra, memaparkan teknik penyusunan inovasi yang berangkat dari persoalan nyata dalam pelayanan publik.

Ia menjelaskan, inovasi tidak selalu berupa aplikasi atau teknologi baru. Perubahan cara kerja, penyederhanaan prosedur, dan perluasan jangkauan pelayanan juga dapat menjadi bentuk inovasi.

“Peserta dari berbagai OPD diminta mengidentifikasi persoalan pelayanan dasar menggunakan data capaian SPM, pengaduan masyarakat serta pengalaman pengguna layanan,” ujarnya.

Ia menjelaskan, Setiap OPD ditargetkan menyusun minimal satu Kanvas Gagasan Inovasi Pelayanan Dasar.

“Dokumen itu harus memuat unsur kebaruan, indikator keberhasilan, rencana aksi awal selama 90 hari, dan penanggung jawab pelaksanaan,” tegasnya.

Ia menambahkan, gagasan yang dihasilkan diharapkan menjadi dasar perbaikan pelayanan dasar di Kaltara, terutama dalam meningkatkan akses dan mutu layanan bagi kelompok rentan serta masyarakat di wilayah perbatasan, kepulauan, dan terpencil.

“Melalui pendekatan berbasis data dan bukti, pengembangan inovasi diarahkan agar sesuai dengan kebutuhan masyarakat dan mendukung percepatan pemenuhan SPM di Kaltara,” tutupnya.(*)