Bappeda Litbang Kaltara Verifikasi Rancangan Akhir Renstra Perangkat Daerah Tahun 2025–2029

TANJUNG SELOR — Badan Perencanaan Pembangunan Daerah dan Penelitian Pengembangan (Bappeda Litbang) Provinsi Kalimantan Utara (Kaltara) melakukan verifikasi rancangan akhir Rencana Strategis (Renstra) Perangkat Daerah (PD) Tahun 2025–2029.

Kepala Bappeda Litbang Kaltara, Bertius mengatakan, Kegiatan yang digelar selama sepekan dari 20 hingga 27 Agustus 2025 ini, sebagai bagian dari upaya menyelaraskan visi pembangunan jangka menengah provinsi dengan program kerja masing-masing Organisasi Perangkat Daerah (OPD)

“Verifikasi ini untuk memastikan kesesuaian dokumen Renstra OPD dengan arah kebijakan pembangunan daerah dan target RPJMD (Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah),” kata Bertius, Jumat (22/8/2025).

“Kesiapan OPD juga kita verifikasi seperti merumuskan program dan kegiatan prioritas yang efektif, efisien, dan terukur untuk lima tahun ke depan,” tambah dia.

Ia menegaskan, seluruh perangkat daerah di lingkup Pemprov Kaltara diwajibkan untuk mengikuti proses verifikasi ini.

“Mulai dari dinas, badan, hingga biro dan unit pelaksana teknis daerah (UPTD) diwajibkan ikut verifikasi tersebut,” tegasnya.

Menurutnya verifikasi ini bukan sekadar formalitas administrasi tetapi sangat penting untuk memastikan bahwa setiap OPD memiliki program yang jelas dan selaras dengan visi Kaltara sebagai beranda depan NKRI yang makmur, maju, dan berkelanjutan.

“Verifikasi ini melibatkan tenaga ahli dari berbagai lembaga mitra strategis tingkat nasional dan internasional dengan memberikan masukan teknis. Seperti, GGGI (Global Green Growth Institute), GIZ (Deutsche Gesellschaft für Internationale Zusammenarbeit), TAF (The Asia Foundation), dan SMART ID, yang akan bertindak sebagai fasilitator atau narasumber dalam sesi verifikasi.

“Verifikasi Renstra ini dapat meningkatkan kualitas dokumen perencanaan daerah, memperkuat akuntabilitas publik dan memastikan bahwa setiap anggaran yang digunakan itu maksimal mendukung capaian pembangunan di Kaltara yang inklusif dan berkelanjutan. (Adv)