Atasi Blank Spot, Pemkab Bulungan Sebar Starlink hingga Sekolah dan Permukiman Terpencil

TANJUNG SELOR – Keterbatasan jaringan internet yang masih dirasakan masyarakat di sejumlah wilayah Bulungan, Kalimantan Utara (Kaltara), mulai ditangani dengan teknologi berbasis satelit.

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bulungan menyalurkan perangkat Starlink ke sekolah hingga permukiman warga yang selama ini belum mendapatkan akses internet secara optimal.

Kepala dinas (Kadis) Dinas Komunikasi, Informatika dan Persandian (DKIP), Yunus Luat mengungkapkan, perangkat Starlink disalurkan ke Desa Asal RT 3, SDN 011 Jalai, permukiman warga RT 2 dan RT 3 Semeriot, serta SMPN 03 SATAP Peso Hilir, pekan lalu.

“Bantuan itu menjadi bagian dari langkah Pemkab Bulungan mempersempit kesenjangan digital, terutama bagi masyarakat dan fasilitas pendidikan yang berada di wilayah dengan keterbatasan infrastruktur telekomunikasi,” ungkap Yunus Luat.

Yunus mengatakan, pemerataan konektivitas menjadi kebutuhan penting seiring semakin luasnya pemanfaatan layanan berbasis digital dalam pemerintahan, pendidikan maupun aktivitas masyarakat.

“Pemerataan akses internet menjadi bagian dari upaya pemerintah daerah agar masyarakat, termasuk yang berada di wilayah dengan keterbatasan jaringan, tetap dapat memperoleh layanan dan akses informasi dengan baik,” kata Yunus.

Ia menjelaskan, kehadiran Starlink di sekolah diharapkan membantu guru dan siswa mendapatkan akses terhadap sumber pembelajaran digital sekaligus menunjang administrasi pendidikan yang membutuhkan koneksi internet.

“Sementara perangkat yang ditempatkan di kawasan permukiman diharapkan dapat membuka akses informasi dan komunikasi bagi masyarakat sekaligus mendukung pelayanan pemerintahan di tingkat desa,” ujarnya.

Yunus bilang, Pemkab Bulungan menilai teknologi internet berbasis satelit menjadi salah satu alternatif untuk menjangkau wilayah yang secara geografis sulit mendapatkan layanan telekomunikasi melalui jaringan konvensional.

“Upaya memperluas konektivitas tersebut akan terus dilakukan secara bertahap, terutama pada titik-titik yang masih mengalami blank spot atau memiliki kualitas jaringan terbatas,” tuturnya.

Ia menambahkan, Pemkab Bulungan berharap keberadaan Starlink tidak hanya menyelesaikan persoalan konektivitas.

“Tetapi juga memperluas kesempatan masyarakat di wilayah terpencil untuk mendapatkan pelayanan, pendidikan dan informasi yang setara melalui teknologi digital.(*)