TANJUNG SELOR – Gubernur Kalimantan Utara (Kaltara) Dr. H. Zainal A. Paliwang, S.H., M.Hum., mengajak masyarakat menjaga dan meneruskan semangat kepahlawanan dalam mengisi kemerdekaan.
Pesan itu disampaikan Zainal saat mengikuti Ziarah Nasional di Taman Makam Pahlawan (TMP) Telabang Bangsa, Tanjung Selor, Senin (17/8), dalam rangkaian memperingati HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.
Gubernur Zainal hadir bersama Wakil Gubernur (Wagub)Kaltara Ingkong Ala, S.E., M.Si., Sekretaris Daerah Provinsi Kaltara H. Denny Harianto, S.E., M.M., serta sejumlah kepala perangkat daerah.
Prosesi ziarah dipimpin Komandan Korem 092/Maharajalila Brigjen TNI Mohammad Sjahroni, S.E., M.Han., selaku Inspektur Upacara.
Gubernur Zainal bilang, ziarah menjadi momentum untuk mengenang jasa dan pengorbanan para pahlawan yang telah memperjuangkan kemerdekaan Indonesia.
“Semangat perjuangan tetap relevan untuk diterapkan dalam kehidupan masyarakat saat ini. Bentuk perjuangan memang telah berubah, tetapi nilai pengabdian, persatuan dan kecintaan terhadap bangsa harus terus dijaga,” kata Zainal.
“Peringatan HUT ke-81 RI harus kita maknai dengan mewarisi nilai perjuangan para pahlawan,” sambung dia.
Zainal menilai perjuangan pada masa kini dapat diwujudkan melalui pembangunan, pelayanan kepada masyarakat, menjaga persatuan serta memberikan kontribusi nyata bagi kemajuan daerah.
Zainal juga mengingatkan masyarakat Kaltara mengenai posisi daerah sebagai provinsi yang berada di wilayah perbatasan. Menurutnya, menjaga persatuan dan kedaulatan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) merupakan tanggung jawab seluruh masyarakat.
“Sebagai provinsi di wilayah perbatasan, kita juga harus terus menjaga persatuan dan kedaulatan NKRI,” ujarnya.
Ia berharap semangat kepahlawanan tidak hanya dikenang setiap momentum Hari Kemerdekaan. Nilai-nilai perjuangan para pahlawan, harus terus diwujudkan melalui kerja, kepedulian dan pengabdian dalam kehidupan sehari-hari.
“Dengan cara itu, penghormatan terhadap para pahlawan tidak berhenti pada prosesi ziarah dan tabur bunga, tetapi diteruskan melalui kontribusi nyata untuk Kaltara dan Indonesia,” pungkasnya.
Usai upacara penghormatan, rangkaian kegiatan dilanjutkan dengan peletakan karangan bunga di Tugu Pahlawan. Para peserta kemudian melakukan tabur bunga dan doa bersama di pusara para pahlawan.(*)
