TARAKAN – Wakil Gubernur (Wagub) Kalimantan Utara (Kaltara), Ingkong Ala menegaskan, keragaman suku adat istiadat dan budaya harus menjadi kekuatan untuk mempererat persaudaraan serta menjaga persatuan masyarakat di Bumi Benuanta.
Pesan itu disampaikan Wagub Ingkong pada pelantikan pengurus Badan Komando Laskar Masyarakat Adat Dayak (Bakormad) Kota Tarakan dan Rapat Konsolidasi Dewan Adat Dayak (DAD) Kaltara Tahun 2026 di Tarakan, Kamis (22/10/2026).
“Kaltara ini sebagai daerah yang memiliki keberagaman latar belakang masyarakat. Ini menjadi kekayaan yang harus dirawat bersama, bukan alasan untuk terpecah belah,” tegas Ingkong Ala saat menyampaikan sambutan Gubernur Kaltara.
Ia berharap perbedaan justru menjadi kekuatan untuk saling melengkapi, memperkuat persaudaraan, dan membangun daerah.
“Dewan Adat Dayak Kaltara akan terus berperan memperkuat ketahanan sosial budaya, merangkul masyarakat adat Dayak dan membangun komunikasi yang harmonis dengan berbagai elemen masyarakat,” ujarnya.
Ingkong Ala juga mengingatkan agar kepentingan masyarakat, persatuan daerah dan keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) ditempatkan di atas kepentingan pribadi maupun kelompok.
“Identitas adat dan budaya harus menjadi sumber kekuatan untuk memperkokoh nilai-nilai Pancasila, demokrasi dan hak asasi manusia, sekaligus menumbuhkan semangat gotong royong dan menjaga kerukunan,” ucapnya.
Ia menambahkan, organisasi adat tidak hanya berfokus pada pelestarian tradisi, tetapi juga mampu menjembatani aspirasi masyarakat dan berkontribusi terhadap pembangunan daerah.
“Melalui penguatan peran organisasi adat, persatuan masyarakat diharapkan semakin kokoh sehingga keberagaman di Kaltara tetap menjadi modal sosial dalam mewujudkan daerah yang inklusif, berkeadilan dan berkelanjutan,” pungkasnya.(*)
