TANJUNG SELOR – Wakil Gubernur (Wagub) Kalimantan Utara (Kaltara), Ingkong Ala membuka kegiatan Forum Penjaringan Aspirasi Inklusif Mentari Kaltara atau disebut Menyerap Aspirasi Untuk Setara dan Inklusi, di Ruang Serbaguna Lantai 1 Gedung Gadis, Kamis (20/3/2025).
Kegiatan ini sebagai wujud komitmen Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kaltara untuk pembangunan yang inklusif dan berkeadilan bagi masyarakat di Bumi Benuanta ini.
“Khususnya untuk kelompok masyarakat seperti anak, perempuan, disabilitas, rentan dan lanjut usia hingga kelompok adat dan marginal lainnya,” kata Wagub Ingkong Ala.
Wagub Ingkong mengungkapkan bahwa forum ini sebagai kolaborasi bersama antara Pemprov Kaltara dengan Program SKALA, dan terdapat empat capaian menjadi prioritas utama untuk dilaksanakan.
“Pertama tersedianya wadah partisipasi dalam perencanaan pembangunan daerah, kedua terbentuknya kesadaran serta pemahaman di kalangan pemangku kepentingan termasuk juga adanya masukan konkret dan relevan mengenai isu-isu yang dihadapi kelompok tersebut,” ungkap wagub.
“Ini dapat diakomodir dalam penyusunan RPJPD 2025-2045, RPJMD 2025-2029, dan RKPD 2026 Provinsi Kaltara, lalu keempat yakni terbentuknya rekomendasi dan panduan teknis mengenai proker pemda yang fokus pada pemenuhan layanan dasar kelompok tersebut,” tambah dia.
Ingkong Ala juga memberikan arahan khusus kepada jajaran Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Pemprov Kaltara, agar melalui forum Mentari Kaltara ini dapat mewujudkan pembangunan yang inklusif dan berkelanjutan.
“Saya minta semua OPD untuk meningkatkan koordinasi dan kolaborasi dengan jaringan masyarakat sipil, mengintegrasikan aspirasi dalam perencanaan, menyediakan ruang partisipasi yang berkelanjutan, dan meningkatkan kapasitas serta kesadaran mengenai isu-isu inklusi,” tegasnya.
Ingkong Ala menambahkan, pembangunan tidak hanya diukur dari pertumbuhan ekonomi semata, tapi juga mampu menjawab kebutuhan dan aspirasi seluruh lapisan masyarakat.
“Saya mengajak semua pihak terus bekerja sama mewujudkan pembangunan yang berdampak dan dapat dirasakan langsung oleh masyarakat Kaltara sesuai dengan visi-misi Gubernur dan Wagub Kaltara,” tutupnya.(*)
