TC FORKI Bulungan, Membentuk Petarung Tangguh untuk Mengharumkan Nama Daerah

TANJUNG SELOR – Keringat dan disiplin serta semangat pantang menyerah menjadi bagian dari keseharian para atlet karate Kabupaten Bulungan, yang kini tengah menjalani pemusatan latihan atau Training Center (TC).

Ini sebagai persiapan menghadapi Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Kalimantan Utara (Kaltara) di Kabupaten Malinau.

Ketua FORKI Bulungan, Tasa Gung mengatakan, di bawah bimbingan pelatih Ahmad Royani, Moh Jazuli, Anton Yacob, dan David, 13 atlet terbaik Bulungan ditempa tidak hanya untuk meraih prestasi, tetapi juga menjadi pribadi yang tangguh dan berkarakter.

“Sebanyak 13 atlet terbaik Bulungan mengikuti program latihan intensif yang dipusatkan di Aula SMK Negeri 1 Tanjung Selor sejak Rabu (3/6/2026) lalu,” kata Tasa Gung, Sabtu (6/6/2026)

Tasa mengungkapkan, pemusatan latihan itu bagian penting dari proses pembinaan atlet yang berkelanjutan.

“Keberhasilan seorang atlet tidak hanya ditentukan oleh kemampuan teknik saat bertanding, tetapi juga oleh kekuatan mental dan kedisiplinan serta komitmen dalam menjalani setiap tahapan latihan,” ungkap Tasa Gung yang juga menjabat wakil ketua DPRD Bulungan.

“TC ini bukan hanya tentang mengejar medali. Kami ingin membentuk atlet yang memiliki mental kuat, disiplin tinggi, dan mampu membawa nama baik Bulungan di setiap ajang yang diikuti,” sambung dia.

Ia menegaskan, selama mengikuti program para atlet menjalani berbagai materi latihan yang mencakup peningkatan teknik dasar pertandingan.

“Penguatan kondisi fisik, penyusunan strategi bertanding, hingga pembinaan mental untuk menghadapi tekanan kompetisi juga diterapkan,” jelasnya.

Tasa bilang, keseimbangan antara kemampuan teknis dan kesiapan mental menjadi faktor penting dalam membentuk atlet yang mampu bersaing di level yang lebih tinggi.

“Semua aspek harus dipersiapkan secara matang. Atlet yang hebat bukan hanya yang mampu menang di arena, tetapi juga yang memiliki karakter kuat dan semangat sportivitas,” tegasnya.

Ia menjelaskan, selain persiapan menghadapi Porprov Kaltara, pemusatan latihan itu menjadi bekal bagi para atlet yang akan mengikuti Kejuaraan Shukaido Borneo II di Banjarmasin pada Juli 2026. Kejuaraan itu akan dimanfaatkan sebagai ajang uji kemampuan sekaligus evaluasi hasil latihan yang telah dijalani.

“Kejuaraan ini menjadi kesempatan bagi atlet untuk mengukur kemampuan mereka sebelum tampil di Porprov. Dari sana kami bisa melihat perkembangan sekaligus melakukan evaluasi,” ujarnya.

Ia juga berharap seluruh atlet dapat menjalani program latihan dengan sungguh-sungguh dan menjaga semangat untuk terus berkembang.

“Saya meyakini, prestasi yang diraih nantinya merupakan hasil dari proses panjang yang dibangun melalui kerja keras dan kebersamaan,” tuturnya.

Tasa juga mengapresiasi dukungan dari Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Bulungan yang selama ini terus mendorong pembinaan olahraga karate di daerah.

“Prestasi tidak lahir secara instan. Dibutuhkan kerja sama antara pengurus, pelatih, atlet, orang tua, dan KONI. Dengan kebersamaan itu, kami optimistis karate Bulungan dapat terus berkembang dan berprestasi,” pungkasnya.(*)