TANJUNG SELOR – Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kalimantan Utara Kaltara (Kaltara), Achmad Djufrie menggelar silahturahmi dengan masyarakat Kampung Arab di Kecamatan Tanjung Selor Hulu, Bulungan, beberapa waktu lalu.
Kegiatan ini sekaligus menyerap aspirasi warga di masa reses anggota DPRD Kaltara pada Masa Sidang I Tahun 2024.
“Kegiatan reses ini sekaligus momen penting untuk bersilahturahmi dan mendengarkan langsung aspirasi masyarakat setempat,” kata Achmad Djufrie, Minggu (24/11/2024).
“Selain itu, Reses juga merupakan kewajiban anggota DPRD untuk memastikan keberlangsungan program pembangunan di daerah. Setiap aspirasi warga dapat diperjuangkan jadi pokok pikiran anggota legislatif,” lanjut politisi Partai Gerindra ini.
Achmad Djufrie menjelaskan, masyarakat Kampung Arab telah menyampaikan aspirasi seperti Sungai selor yang masih dangkal.
“Warga juga menyampaikan permintaan agar dilakukan normalisasi drainase atau irigasi di gang-gang dan jalan. Termasuk semenisasi gang penghubung antar RT (rukun tetangga),” ungkapnya.
Djufrie menegaskan, berbagai usulan atau keluhan warga itu merupakan hal penting yang harus disampaikan ke pemerintah daerah setempat.
serta ide-ide yang mereka anggap penting untuk kemajuan daerah.
“Aspirasi ini akan kita perjuangkan dan disampaikan ke Pemprov Kaltara untuk segera ditindaklanjuti dan dituangkan dalam program pembangunan,” tegasnya.
Ia juga menegaskan, bahwa segala bentuk aspirasi yang disampaikan akan diperjuangkan dan diprioritaskan dalam kebijakan legislatif.
“Melalui reses ini, saya ingin memastikan bahwa suara masyarakat benar-benar didengar dan menjadi dasar dalam menentukan arah kebijakan yang akan diambil. Apa yang menjadi kebutuhan dan harapan masyarakat akan saya sampaikan ke pemerintah daerah agar segera ditindaklanjuti,” ujar Achmad Djufrie.
Djufrie berharap, kegiatan reses ini membawa dampak positif bagi kemajuan Kampung Arab serta mempererat hubungan antara legislatif dan masyarakat.
“Aspirasi masyarakat kampung arab ini akan kita perjuangkan, mudah-mudahan tahun depan (2025) bisa direalisasikan. Ini bagian komitmen kita mewujudkan pembangunan yang lebih merata di Kabupaten Bulungan dan Kaltara,” tutupnya.(*)







