TANJUNG SELOR – Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Persatuan Inteligensia Kristen (PIKI) Provinsi Kalimantan Utara (Kaltara) akan menggelar Seminar Kebangsaan dan Kebangkitan Kebangunan Rohani (KKR) di gedung Gabungan Dinas (Gadis) Pemprov Kaltara pada Kamis 23 Januari mendatang.
Ketua DPD PIKI Kaltara, Obed Daniel mengatakan, seminar Kebangsaan bertema “Merangkai Kembali Keberagaman Masyarakat Kalimantan Utara Pasca Pilkada 2024” menghadirkan Gubernur Kaltara, Zainal A Paliwang sebagai pembicara utama (Keynote Speaker), Marthin Billa (Anggota DPD RI), Pendeta Yandi Manobe dari Nusa Tenggara Timur (NTT), Abetnego Tarigan (Waketum DPP PIKI) dan akademisi Universitas Borneo Tarakan (UBT).
“Kita (PIKI) ingin memberikan kontribusi pikiran bagi pemerintah dalam menyusun kebijakan strategis serta menjaga harmoni sosial pasca Pilkada 2024,” kata Obed Daniel, Senin (20/1/2025).
“Sejumlah tokoh agama dan masyarakat, aparatur pemerintah daerah, akademisi serta
Perwakilan komunitas pemuda lintas agama dan budaya akan hadir di acara seminar tersebut,” tambah dia.
Obed mengungkapkan, Provinsi Kaltara sangat dikenal sebagai provinsi dengan keberagaman etnis, agama, budaya dan bahasa yang perlu dirawat.
“PIKI Kaltara berkomitmen
mendorong dialog konstruktif, mempererat semangat kebangsaan, dan membangun kerangka kerja kolaboratif demi keberlanjutan harmoni sosial di Kaltara,” ungkapnya.
Selain seminar, lanjut Obed,
PIKI Kaltara sebagai organisasi kemasyarakatan (Ormas) berbasis Kekristenan akan menggelar KKR bersama Pendeta Yandi Manobe asal NTT.
“Dua kegiatan ini menjadi momen yang baik untuk menyatukan seluruh komponen masyarakat kaltara. Provinsi Kaltara juga baru merayakan HUT provinsi ke 12 tahun, kita bersyukur pesta pilkada berjalan dgn aman damai dan lancar,” tutupnya.(*)
