TANJUNG PALAS – Langkah demi langkah menyusuri jalur hutan yang lembap menjadi awal perjalanan Gubernur Kalimantan Utara (Kaltara), Zainal A. Paliwang dan Wakil Gubernur (Wagub), Ingkong Ala menuju Goa Berlapis di kawasan Hutan Gunung Seriang, Kecamatan Tanjung Palas, Kabupaten Bulungan, Sabtu (30/5/2026).
Di bawah rindangnya pepohonan, rombongan berjalan melewati akar-akar yang menjulur dan bebatuan yang masih licin akibat hujan di malam sebelumnya.
Perjalanan yang cukup menantang itu akhirnya terbayar ketika mulut Goa Berlapis mulai terlihat dari kejauhan.
Kunjungan ini bukan sekadar agenda peninjauan biasa, Zainal dan Ingkong ingin melihat langsung potensi wisata yang tersimpan di salah satu kawasan karst yang dinilai memiliki nilai geologi dan wisata tinggi di Bumi Benuanta ini.
Saat memasuki goa, suasana pun berubah drastis, cahaya matahari perlahan menghilang, berganti dengan udara sejuk yang memenuhi lorong-lorong batu.
Dinding dan langit-langit goa menampilkan berbagai bentuk ornamen alami yang terbentuk selama ribuan tahun.
Beberapa kali Zainal dan Ingkong bersama rombongan menghentikan langkah untuk mengamati keunikan yang ada di dalam goa.
Salah satu yang menarik perhatian adalah batu yang mampu menghasilkan bunyi menyerupai nada musik ketika diketuk perlahan.
“Yang menarik di sini ada batu berbunyi. Kita sudah mencobanya dan suaranya cukup bagus,” kata Gubernur Zainal.
Zainal bilang, keunikan ini menjadi salah satu daya tarik yang membuat Goa Berlapis layak dikembangkan sebagai destinasi wisata unggulan di Kabupaten Bulungan.
“Insyaallah ke depan gua ini akan kita jadikan salah satu destinasi wisata di Kabupaten Bulungan. Karena itu kami ingin melihat langsung apa yang perlu dipersiapkan,” tuturnya.
Zainal mengungkapkan, Goa Berlapis ini memiliki karakteristik yang berbeda dibanding sejumlah objek wisata alam lain yang pernah dikunjunginyA.
“Kawasan ini diketahui menjadi bagian dari sekitar 22 goa yang saling terhubung dalam satu sistem kawasan bawah tanah,” ungkapnya.
Potensi wisata itu dinilai dapat menjadi modal penting dalam pengembangan sektor pariwisata Kaltara .
“Selain menawarkan keindahan alam, kawasan ini juga memiliki nilai edukasi dan petualangan yang dapat menarik minat wisatawan,” ujarnya.
Menjelang siang, penelusuran pun berakhir. Rombongan kembali menyusuri jalur keluar menuju permukaan.
Sebelum meninggalkan lokasi, Zainal mengingatkan pentingnya menjaga kelestarian kawasan wisata agar tetap terjaga untuk generasi mendatang.
“Kita harapkan masyarakat yang datang ke sini jangan merusak, jangan mencoret-coret dinding, dan jangan mengotori tempat ini,” pesannya.
Di balik rimbunnya Hutan Gunung Seriang, Goa Berlapis masih berdiri dalam sunyi. Namun, kunjungan itu menjadi tanda bahwa keindahan yang selama ini tersembunyi mulai dilirik sebagai salah satu harapan baru pariwisata.(“)
