Kebakaran Karang Rejo Tarakan Hanguskan Lima Rumah, 9 KK dan 32 Jiwa Terdampak

TARAKAN – Kebakaran melanda permukiman warga di kawasan somel Karang Rejo, Jalan Yos Sudarso, depan Tarakan Plaza, RT 16, Kelurahan Karang Rejo, Kecamatan Tarakan Barat, Kota Tarakan, Jumat (18/9/2026) siang.

Berdasarkan laporan Dinas Sosial dan Pemberdayaan Masyarakat Kota Tarakan, kebakaran mengakibatkan lima rumah mengalami kerusakan berat.

Sebanyak sembilan kepala keluarga (KK) dengan total 32 jiwa terdampak bencana sosial tersebut.

Data sementara mencatat korban terdampak terdiri atas 18 laki-laki dan 14 perempuan. Selain itu, terdapat dua anak balita laki-laki dan satu ibu hamil dengan usia kehamilan tujuh bulan.

Laporan tersebut menyebutkan, kebakaran terjadi sekitar pukul 14.40 Wita. Api diduga pertama kali berasal dari rumah milik korban bernama Safril, dengan dugaan sementara akibat korsleting listrik.

Namun, kepastian penyebab kebakaran masih menunggu informasi lebih lanjut dari pihak kepolisian.

Sementara itu kepala Satpol PP dan PMK Tarakan, Sofyan mengungkapkan, Kebakaran yang melanda kawasan permukiman yang sebagian besar bangunannya berbahan kayu. Kondisi itu membuat api cepat membesar dan berpotensi menjalar ke rumah-rumah di sekitarnya.

“Informasi masuk pukul 14.35, pukul 14.40 kita sudah sampai di lokasi dan langsung melakukan penyemprotan,” kata Sofyan.

Berdasarkan pendataan PMK, delapan bangunan terbakar, terdiri atas lima rumah petak milik Ahmad yang dikontrakkan kepada sejumlah penghuni dan tiga rumah tinggal di bagian belakang.

Sementara itu, laporan Dinas Sosial mencatat lima rumah mengalami kerusakan berat.

Perbedaan data tersebut masih memerlukan pemutakhiran dan verifikasi lebih lanjut oleh petugas terkait.

Tim SAR Satbrimob Polda Kaltara turut diterjunkan untuk membantu penanganan kebakaran dan evakuasi warga dari area terdampak. Tim Kesjas Satbrimob juga memberikan dukungan kepada masyarakat selama proses penanganan berlangsung.

Dansat Brimob Polda Kaltara Kombes Pol. Sutrisno Hady Santoso mengatakan, keselamatan masyarakat menjadi prioritas dalam penanganan kebakaran.

“Kami mengerahkan personel untuk membantu proses penanganan dan evakuasi warga di lokasi kebakaran. Keselamatan masyarakat menjadi prioritas utama,” pungkasnya.(*).

News Feed