TARAKAN — Kaltara Run 8,1 kilometer digelar di kawasan Taman Berkampung, Tarakan, Minggu (16/8) pagi, untuk menyemarakkan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.
Kegiatan yang digelar Kantor Perwakilan Bank Indonesia (KPwBI) Kaltara itu diikuti masyarakat dan sejumlah komunitas lari. Gubernur Kalimantan Utara (Kaltara) Zainal A. Paliwang turut ambil bagian dengan berlari bersama peserta.
Gubernur Zainal didampingi Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kaltara, Bustan dan Kepala KPwBI Kaltara, Agus Taufik.
Zainal bilang, Kaltara Run menjadi kegiatan positif karena tidak hanya memeriahkan momentum kemerdekaan, tetapi juga mendorong masyarakat untuk lebih aktif berolahraga.
“Alhamdulillah, kegiatan lari hari ini cukup positif. Terima kasih kepada BI Kaltara yang telah mempelopori kegiatan ini,” ujar Zainal.
Ia juga mengapresiasi keterlibatan berbagai komunitas lari yang ikut meramaikan Kaltara Run. Menurutnya, keberadaan komunitas tersebut menunjukkan semakin tumbuhnya minat masyarakat terhadap olahraga lari di Kaltara.
“Komunitas lari kita cukup banyak. Saya berharap semuanya terus aktif karena olahraga memberikan dampak positif bagi kesehatan,” kata Zainal.
Gubernur Zainal berharap, kegiatan serupa dapat terus digelar dan menjadi ruang bagi masyarakat untuk membangun kebiasaan hidup sehat.
“Selain Kaltara Run, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kaltara juga menyiapkan agenda lari dengan skala lebih besar, yakni Kaltara Begimpor 10 kilometer di Tanjung Selor pada November mendatang,” jelasnya.
Kegiatan itu akan menjadi bagian dari rangkaian peringatan HUT ke-14 Provinsi Kaltara dan direncanakan melibatkan pelari nasional serta internasional.
“Insyaallah November nanti, dalam rangka HUT ke-14 Provinsi Kaltara, kita akan melaksanakan Begimpor 10 kilometer. Kegiatan ini akan diikuti pelari nasional dan internasional,” tuturnya.
Gubernur juga mengapresiasi KPwBI Kaltara, komunitas lari dan masyarakat yang telah berpartisipasi dalam Kaltara Run.
“Kegiatan ini diharapkan tidak berhenti sebagai agenda seremonial, tetapi turut memperkuat budaya olahraga dan pola hidup sehat di tengah masyarakat,” tutupnya.(*)













