TANJUNG SELOR – Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-19 Partai Hati Nurani Rakyat (Hanura) menjadi momentum konsolidasi dan penguatan peran politik kader di Kalimantan Utara (Kaltara).
Ketua DPD Partai Hanura Kaltara, Ingkong Ala menegaskan, usia 19 tahun harus dimaknai sebagai fase penguatan kontribusi partai dalam memperjuangkan aspirasi masyarakat.
Selain itu, partai politik merupakan instrumen penting untuk masuk ke dalam sistem kebijakan. Karena itu, kader Hanura didorong tidak hanya membesarkan partai secara organisatoris, tetapi juga aktif menyerap dan mengawal aspirasi masyarakat melalui jalur politik.
“Kita tidak bisa membantu masyarakat tanpa organisasi dan sistem. Hanura adalah wadah perjuangan itu,” ujarnya.
Ingkong Ala yang kini menjabat Wakil Gubernur (Wagub) Kaltara menekankan pentingnya kader turun langsung ke masyarakat, melakukan sosialisasi, serta menampung persoalan-persoalan warga untuk kemudian dibahas bersama struktur partai dan wakil Hanura di DPRD kabupaten/kota maupun provinsi.
“Prinsip ini lah yang paling penting bagi kader Hanura yang sudah meraih jabatan politik seperti anggota DPRD dan kepala daerah. Apalagi ada amanah masyarakat yang harus diperjuangkan,” ujar Ingkong.
Selain penguatan peran kader, lanjut Ingkong, Hanura Kaltara juga menargetkan peningkatan kinerja politik ke depan. Dengan dinamika dan perubahan regulasi yang ada, partai menargetkan perolehan kursi di DPRD Provinsi Kaltara dapat meningkat.
“Target kita ke depan adalah meningkatkan perolehan kursi, dari tiga menjadi lima di tingkat provinsi,” ungkapnya.
Meski demikian, ia menegaskan bahwa target elektoral bukan tujuan utama. Yang lebih penting memastikan kehadiran kader dan pejabat publik dari Hanura benar-benar memberi manfaat bagi masyarakat.
“Intinya, kami ingin mengabdi kepada masyarakat melalui jalur politik, baik di legislatif maupun eksekutif,” tutupnya.(*)
