BULUNGAN – Hujan dengan intensitas tinggi yang mengguyur wilayah Kecamatan Sekatak, Kabupaten Bulungan, Kalimantan Utara (Kaltara), menyebabkan banjir yang menggenangi permukiman warga di sejumlah desa, Selasa (6/1/2026) pagi.
Kepala Pelaksana (Kalak) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kaltara, Andi Amriampa mengungkapkan, berdasarkan laporan BPBD Kabupaten Bulungan, banjir terjadi sekitar pukul 08.00 WITA yang diakibatkan meningkatnya debit air sungai secara signifikan hingga meluap ke area pemukiman.
““Curah hujan yang cukup tinggi menyebabkan air sungai meluap dan menggenangi rumah-rumah warga. Wilayah terdampak meliputi Desa Sekatak Bengara, Desa Pungit, dan Desa Pentian,” ungkap Amriampa, Rabu (7/1/2026).
Amri menjelaskan, hasil pantauan sementara di lapangan mencatat sedikitnya 36 kepala keluarga (KK) terdampak banjir di Desa Pungit. Sementara itu, pendataan di Desa Sekatak Bengara dan Desa Pentian masih terus dilakukan oleh petugas bersama aparat desa dan Babinsa setempat.
“Informasi awal kejadian diterima BPBD Bulungan dari Kepala Desa Pungit, Babinsa Sekatak Bengara, serta staf Desa Pentian. Hingga saat ini, tidak dilaporkan adanya korban jiwa, namun sejumlah rumah warga terendam air,” jelasnya.
Sebagai langkah penanganan, BPBD Kabupaten Bulungan telah melakukan monitoring kondisi lapangan dan berkoordinasi dengan pemerintah desa setempat. Tim BPBD juga melakukan asesmen serta pendataan lanjutan terhadap lokasi dan warga terdampak banjir.
“BPBD Bulungan kembali mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi bencana hidrometeorologi. Imbauan tersebut merujuk pada Surat Edaran Bupati Bulungan Nomor 300.2.3./593/BPBD.1 tertanggal 1 Desember 2025 tentang kesiapsiagaan menghadapi bencana, khususnya di tengah intensitas hujan yang masih tinggi,” tegas Amrie.
Ia menambahkan, personel yang terlibat di lapangan terdiri dari staf desa dan Babinsa, sementara dokumentasi kejadian telah dihimpun sebagai bahan laporan lanjutan.
BPBD Kaltara dan Bulungan bekerjasama untuk terus memantau perkembangan situasi dan siap melakukan langkah penanganan lebih lanjut apabila kondisi banjir meluas atau berdampak lebih besar terhadap masyarakat,” tutupnya.(*)
