Helikopter PK-CFX Hilang Kontak di Sekadau, Serpihan Diduga Ekor Ditemukan

SEKADAU – Helikopter tipe Airbus H130 dengan registrasi PK-CFX dilaporkan hilang kontak di wilayah Desa Tapang Tingang, Kecamatan Nanga Taman, Kabupaten Sekadau, Kalimantan Barat (Kalbar), Kamis (15/4/2026).

Helikopter milik PT Matthew Air Nusantara tersebut lepas landas dari area perkebunan PT Citra Mahkota, Kecamatan Menukung, Kabupaten Melawi menuju Kubu Raya pada pukul 08.34 WIB.

Berdasarkan data AirNav Indonesia, pesawat hilang kontak pada pukul 08.39 WIB atau lima menit setelah lepas landas.
Kepala Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan, Marsekal Madya TNI Mohammad Syafii mengatakan, sinyal darurat sempat terdeteksi.

“Pada pukul 09.15 WIB, Basarnas Command Center mendeteksi sinyal darurat melalui satelit COSPAS-SARSAT yang memancarkan Emergency Locator Transmitter (ELT),” ungkapnya.

Ia menambahkan, lokasi hilang kontak berada di kawasan hutan dengan medan yang cukup berat.

“Area pencarian berada di hutan rimbun dengan topografi perbukitan terjal, sehingga menyulitkan akses tim darat,” kata Syafii.

Dalam penerbangan tersebut terdapat delapan orang, terdiri dari dua kru dan enam penumpang.

Syafii memastikan tim SAR gabungan telah dikerahkan untuk melakukan pencarian.

“Tim rescue dari Pos SAR Sintang telah diberangkatkan sejak pukul 11.00 WIB bersama unsur TNI, Polri, BPBD, dan potensi SAR lainnya,” jelas dia.

Pencarian juga dilakukan melalui jalur udara menggunakan helikopter Super Puma TNI AU dari Lanud Supadio.

“Hasil pemantauan udara menemukan serpihan yang diduga bagian ekor helikopter sekitar 3 kilometer ke arah barat dari titik hilang kontak,” ungkapnya.

Informasi tersebut telah diteruskan kepada tim darat untuk mempercepat proses pencarian di lokasi.

“Hingga saat ini, operasi SAR masih terus berlangsung,” pungkasnya.(*)