TANJUNG SELOR — Sekretaris Jenderal PDI Perjuangan, Hasto Kristiyanto, menegaskan pentingnya kader partai untuk meneguhkan jati diri ideologis sekaligus menjadi garda terdepan dalam menjaga lingkungan hidup dan kekayaan alam Indonesia.
Hal ini disampaikan Hasto dalam Konferensi Daerah (Konferda) PDI Perjuangan Kalimantan Utara, Minggu (19/10/2025), yang menjadi provinsi kedua setelah Bali mendapat kehormatan penyelenggaraan langsung dari DPP.
Menurut Hasto, pesan khusus Ketua Umum Megawati Soekarnoputri dalam kegiatan ini adalah agar seluruh kader partai tetap berpegang teguh pada semangat perjuangan, tidak larut dalam zona nyaman, dan semakin membuka diri terhadap aspirasi rakyat.
“Bu Mega menekankan pentingnya menjaga pertiwi. Deforestasi sudah terjadi di banyak tempat, dan kader PDI Perjuangan harus berdiri di garis depan untuk melindungi hutan, sungai, dan laut kita,” ujar Hasto.
Ia menambahkan, PDI Perjuangan mendorong perubahan paradigma transportasi dan pembangunan yang ramah lingkungan.
“Ke depan, kita harus membangun sistem transportasi massal yang mengabdi pada kepentingan publik dan berorientasi pada kelestarian lingkungan,” tambah dia.
Hasto juga menyebut, isu lingkungan kini bukan hanya tanggung jawab aktivis, tetapi harus menjadi gerakan bersama seluruh elemen partai di akar rumput.
“Merawat pertiwi bukan sekadar slogan, tapi panggilan ideologis PDI Perjuangan. Kita harus hadir bersama rakyat dalam menjaga bumi Nusantara,” tegasnya.
Kegiatan Konferda ini juga menjadi ajang konsolidasi struktur partai di tingkat daerah sekaligus momentum memperkuat ideologi, kebudayaan politik gotong royong, dan tanggung jawab sosial partai di Kalimantan Utara wilayah yang disebut Hasto memiliki posisi strategis secara geopolitik dan ekologis.(*)
