TANJUNG SELOR – Gubernur Kalimantan Utara (Kaltara) Zainal A. Paliwang meminta seluruh organisasi perangkat daerah (OPD), menyusun program pembangunan tahun 2027 yang selaras dengan prioritas daerah dan mampu menjawab kebutuhan masyarakat.
Hal itu disampaikan Gubernur saat membuka Rapat Pembahasan Rancangan Akhir Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Provinsi Kaltara Tahun 2027 di Ruang Serbaguna Gedung Gadis, Tanjung Selor, Rabu (10/6/2026.
“Pembahasan ini sebagai momentum strategis, memastikan setiap program dan kegiatan yang direncanakan benar-benar selaras dengan prioritas pembangunan daerah, dan mampu menjawab tantangan dan kebutuhan masyarakat serta didukung oleh pendanaan yang realistis,” kata Zainal.
Ia menegaskan, seluruh kepala perangkat daerah harus memastikan program yang disusun dalam RKPD maupun Rencana Kerja (Renja) Tahun 2027 mendukung pencapaian target Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Provinsi Kaltara Tahun 2025–2029.
“Ini sesuai amanat Peraturan Menteri Dalam Negeri (Permendagri) Nomor 86 Tahun 2017, rancangan akhir RKPD perlu dikoordinasikan dengan seluruh perangkat daerah untuk memastikan program dan kegiatan yang diusulkan telah terakomodasi secara optimal,” tegasnya.
Karena itu, ia meminta forum pembahasan dimanfaatkan untuk merumuskan langkah-langkah strategis dalam menghadapi berbagai tantangan pembangunan yang akan dihadapi daerah pada tahun 2027.
Dalam kesempatan itu, Zainal juga mengingatkan bahwa tema Rencana Kerja Pemerintah (RKP) Tahun 2027 secara nasional adalah “Akselerasi Pertumbuhan Berkualitas Melalui Peningkatan Produktivitas, Investasi dan Industri.”
“Sejalan dengan itu, Pemerintah Provinsi (Pemprov) menetapkan tema pembangunan daerah tahun 2027, yaitu “Pembangunan Wilayah yang Merata, Sumber Daya Manusia Berkarakter dan Ekonomi Bernilai Tambah Menuju Kalimantan Utara sebagai Beranda Depan NKRI yang Makmur,” jelasnya.
Gubernur Zainal bilang, tantangan pembangunan ke depan semakin kompleks, terutama terkait keterbatasan fiskal daerah. Karena itu, diperlukan sinergi, kolaborasi, dan inovasi dari seluruh pemangku kepentingan agar program pembangunan dapat berjalan efektif.
“Mari kita bersama-sama mendukung dan mengawal pelaksanaan RKPD Provinsi Kaltara Tahun 2027 dan prioritas nasional yang tertuang dalam Rencana Kerja Pemerintah,” tutupnya.(*)
