Empat Pintu Kontrakan di Gunung Sari Ludes Terbakar, Diduga Akibat Kompor Lupa Dimatikan

TANJUNG SELOR — Kebakaran menghanguskan empat pintu rumah kontrakan di Jalan Poros Tanjung Selor–Tanah Kuning, Desa Gunung Sari, Kecamatan Tanjung Selor, Kabupaten Bulungan, Kalimantan Utara, Selasa (19/5/2026) pagi.

Peristiwa terjadi sekitar pukul 08.00 Wita dan sempat memicu kepanikan warga sekitar setelah terdengar ledakan dari salah satu unit kontrakan.

Api diketahui pertama kali muncul dari kontrakan pintu nomor 2 sebelum dengan cepat merembet ke bangunan lain yang sebagian besar berbahan kayu.

Berdasarkan laporan sementara di lokasi kejadian, kontrakan tersebut diketahui milik Kristian (36), seorang wiraswasta yang berdomisili di Desa Gunung Sari KM 12, Tanjung Selor.

Salah satu saksi, Misyono (50), mengatakan saat kejadian dirinya tengah bekerja di sebuah meubel yang berada tepat di seberang lokasi kebakaran. Ia mendengar teriakan warga disertai suara ledakan sebelum melihat api membesar dari salah satu unit kontrakan.

“Setelah mendengar teriakan kebakaran dan suara ledakan, saya langsung keluar dan melihat api sudah menyala dari kontrakan nomor 2. Saya kemudian membantu menyelamatkan barang-barang penghuni yang masih bisa diamankan,” ujarnya.

Keterangan serupa disampaikan Nita (28), penghuni kontrakan nomor 1. Saat kejadian, ia sedang menjemur pakaian di depan rumah kontrakan ketika mendengar ledakan yang diikuti munculnya kobaran api dari unit sebelah.

“Saya langsung masuk ke dalam kontrakan untuk menyelamatkan barang-barang karena baru dua hari menempati tempat itu,” katanya.

Kapolresta Bulungan Kombes Pol Rofikoh Yunanto melalui Kasi Humas Aipda Hadi mengungkapkan, petugas gabungan dari Pemadam Kebakaran Kabupaten Bulungan, BPBD Bulungan, Ditsamapta Polda Kaltara, serta warga sekitar bergerak cepat melakukan pemadaman.

“Sebanyak lima unit mobil pemadam kebakaran, satu unit Armoured Water Cannon (AWC), dan satu unit kendaraan taktis Dalkarhutla diterjunkan ke lokasi,” kata Hadi.

“Api akhirnya berhasil dipadamkan sekitar pukul 09.15 Wita dalam kondisi aman dan terkendali,” sambung dia.

Dijelaskannya, dari hasil pendataan sementara, empat unit kontrakan berbahan kayu habis dilahap api, sementara dua unit bangunan berbahan beton mengalami kerusakan ringan akibat terdampak kobaran api.

“Beruntung tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Namun, kerugian material masih dalam proses pendataan pihak berwenang,” ujarnya.

Ia menjelaskan, dugaan awal kebakaran dipicu kompor yang lupa dimatikan di kontrakan pintu nomor 2.

“Polisi masih melakukan penyelidikan lebih lanjut untuk memastikan penyebab pasti kebakaran tersebut,” tutupnya.(*)