TANJUNG SELOR — Dinas Komunikasi, Informatika, Statistik, dan Persandian (DKISP) Kalimantan Utara (Kaltara) meningkatkan kapasitas tim teknis keamanan siber melalui pelatihan Tools Keamanan Siber bersama Peris.ai Cybersecurity, Senin (17/5/2026)
Pelatihan yang digelar di Ruang Rapat Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD) Kaltara itu dibuka Kepala DKISP Kaltara, Iskandar.
Iskandar mengatakan penguatan sistem pertahanan digital menjadi langkah penting untuk mengantisipasi ancaman terhadap data dan aplikasi pemerintahan yang terus berkembang.
“Perkembangan ancaman siber menuntut instansi pemerintah untuk terus adaptif dan responsif dalam memperkuat sistem pertahanan digital,” kata dia.
Ia juga mengapresiasi kolaborasi yang telah terjalin dengan Peris.ai Cybersecurity dalam mendukung keamanan informasi di lingkungan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kaltara.
“Sejumlah perangkat keamanan seperti Extended Detection and Response (XDR), Network Detection and Response (NDR), Attack Surface Management (ASM), hingga Endpoint Detection and Response (EDR) menjadi instrumen penting dalam mendeteksi ancaman dan menutup celah keamanan sistem,” ungkapnya.
Iskandar menegaskan efektivitas perlindungan siber tidak hanya bergantung pada teknologi, tetapi juga kemampuan sumber daya manusia yang mengoperasikannya.
“Secanggih apa pun teknologinya, hasilnya tetap bergantung pada personel yang mengelola. Karena itu, peningkatan kapasitas SDM menjadi hal penting agar keamanan data dan informasi daerah tetap terjaga,” tegasnya.
Ia meminta peserta, khususnya tim teknis Persandian dan Aptika DKISP Kaltara, memanfaatkan pelatihan tersebut sebagai ruang belajar dan diskusi untuk menyelesaikan berbagai kendala teknis di lapangan.
“Melalui pelatihan ini, tim teknis DKISP Kaltara diharapkan mampu mengoptimalkan pengoperasian sistem keamanan digital guna mendukung tata kelola pemerintahan berbasis elektronik yang aman dan akuntabel,” tutupnya.(*)
Landscape 5:4
