TANJUNG SELOR – Minggu pagi di kota Tanjung Selor tepatnya di wilayah Tiga Tawai dan Selimau terasa berbeda, warga perumahan sekitar berkumpul dan mengenakan pakaian olahraga lalu berjalan bersama menyusuri Jalan Perdamaian.
Di antara warga, tampak Wakil Gubernur (wagub) Kalimantan Utara (Kaltara), Ingkong Ala didampingi istri, Kornie Sherliany, ikut mengambil langkah. Tak ada suasana resmi, Ia berjalan dan berbaur bersama masyarakat dalam kegiatan jalan sehat yang digelar di Lapangan SMA Negeri 2 Tanjung Selor, Minggu (23/8/2026).
Usai melepas peserta, Ingkong tidak langsung meninggalkan lokasi. Ia ikut berjalan bersama warga menyusuri rute Jalan.
Bagi Ingkong, jalan sehat bukan sekadar aktivitas untuk menggerakkan tubuh. Ada kesempatan untuk bertemu, berbincang dan menjaga hubungan baik dengan orang-orang di lingkungan sekitar.
Ia pun mengajak masyarakat menjadikan olahraga ringan sebagai bagian dari kebiasaan sehari-hari. Sebab, menjaga kesehatan dapat dimulai dari hal sederhana, termasuk meluangkan waktu untuk berjalan kaki.
“Kesehatan adalah modal utama kita dalam mengisi kemerdekaan. Melalui jalan sehat ini, kita tidak hanya menjaga tubuh tetap bugar. Tetapi juga menyatukan langkah untuk membangun Kaltara yang lebih harmonis,” kata Ingkong.
Ingkong bilang, lingkungan yang sehat bukan hanya ditentukan oleh kondisi fisik masyarakat, tetapi juga oleh hubungan sosial yang terjaga.
“Karena itu, kegiatan bersama warga ini perlu terus dihidupkan sebagai ruang untuk saling mengenal dan membangun kepedulian,” ujar dia.
Ia juga mengingatkan agar semangat kemerdekaan tidak berhenti pada perayaan. Nilai kemerdekaan, kata dia, dapat diwujudkan melalui gotong royong dan kepedulian terhadap lingkungan.
“Yang penting bagaimana kita terus menjaga kebersamaan. Saling membantu, saling menghargai, dan bergotong royong di lingkungan masing-masing,” ucapnya.
Ingkong mengungkapkan, dalam suasana santai itu ia bisa menyapa Warga, berbincang dan menikmati pagi bersama. Kehadirannya ditengah masyarakat pun membuat kegiatan terasa lebih akrab.
” Jalan sehat ini menjadi kesempatan sederhana untuk berolahraga sekaligus bertemu tetangga. Bagi pemerintah, ruang seperti ini menjadi cara untuk tetap dekat dengan masyarakat dan mendengar suasana kehidupan warga secara langsung,” tutupnya.
Pesan yang dibawa dari jalan pagi itu cukup sederhana yakni tubuh perlu dijaga agar tetap sehat dan hubungan dengan sesama perlu dirawat agar tetap hangat.
Sebab, dari lingkungan tempat tinggal yang rukun dan masyarakat yang sehat, semangat gotong royong dapat tumbuh dan menjadi kekuatan bersama untuk membangun bumi Benuanta.(*)
