BUMD Bulungan Siapkan Ekspansi AMDK Kayanku, Syarwani Minta Pengembangan Berbasis Tata Kelola Baik

TANJUNG SELOR – PT Bulungan Persada Mandiri (BPM) memaparkan rencana bisnis pengembangan Air Minum Dalam Kemasan (AMDK) Kayanku dalam expose yang digelar di Ruang Rapat Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kabupaten Bulungan, Jumat (24/7/206).

Expose itu dihadiri Bupati Bulungan, Syarwani, jajaran Pemerintah Kabupaten Bulungan, Dewan Komisaris, Direksi PT Bulungan Persada Mandiri dan sejumlah pemangku kepentingan. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya perusahaan memperkuat pengembangan usaha sekaligus meningkatkan kontribusi Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) terhadap pembangunan daerah.

Direktur PT Bulungan Persada Mandiri, Heru Rachmady mengatakan, pengembangan AMDK Kayanku akan difokuskan pada peningkatan kapasitas produksi, penguatan kualitas produk sesuai standar, perluasan jaringan pemasaran dan peningkatan daya saing.
“Kami berkomitmen menjadikan AMDK Kayanku sebagai produk lokal yang memiliki kualitas, daya saing dan mampu memenuhi kebutuhan masyarakat,” kata Heru.

Heru bilang, pengembangan itu juga diarahkan agar AMDK Kayanku tidak hanya dikenal di Kabupaten Bulungan, tetapi mampu menembus pasar di provinsi Kalimantan Utara (Kaltara).

“Melalui rencana bisnis yang telah disusun, kami optimistis Kayanku dapat berkembang menjadi salah satu produk unggulan daerah sekaligus memberikan kontribusi terhadap peningkatan kinerja perusahaan,” ujarnya.

Sementara itu, Bupati Bulungan Syarwani mengapresiasi langkah PT BPM yang telah menyusun rencana bisnis sebagai dasar pengembangan perusahaan secara berkelanjutan.

“BUMD memiliki peran strategis dalam mendorong pertumbuhan ekonomi daerah sekaligus meningkatkan pelayanan kepada masyarakat,” kata Syarwani.

“Keberadaan AMDK Kayanku ke depan kita harapkan tidak hanya menjadi produk unggulan daerah, tetapi juga mampu memberikan nilai tambah bagi masyarakat serta memperkuat peran Badan Usaha Milik Daerah dalam mendukung pembangunan Kabupaten Bulungan,” ujar Syarwani.

Ia menegaskan setiap pengembangan usaha BUMD harus didukung perencanaan yang matang, tata kelola perusahaan yang baik, serta inovasi agar mampu bersaing di tengah perkembangan industri yang semakin kompetitif.

“Saya berharap PT BPM semakin siap menghadapi tantangan usaha dan mampu mengembangkan AMDK Kayanku menjadi produk lokal yang kompetitif, berkualitas, serta membanggakan Kabupaten Bulungan,” ujarnya.

“Saya juga meminta sinergi antara PT BPM, pemerintah daerah, dan seluruh pemangku kepentingan terus diperkuat agar pengembangan AMDK Kayanku berjalan optimal, memberikan manfaat bagi masyarakat, serta berkontribusi terhadap peningkatan pendapatan daerah,” tutupnya.(*)