TARAKAN — Partai Hati Nurani Rakyat (Hanura) memperkuat konsolidasi organisasi di Kalimantan Utara (Kaltara), sebagai persiapan menghadapi Pemilu 2029. Sekitar 90 persen struktur partai di Kaltara disebut telah siap menghadapi tahapan verifikasi KPU.
Di tengah kesiapan itu, Hanura memasang target meningkatkan perolehan kursi DPRD Provinsi Kaltara dari tiga kursi saat ini menjadi lima hingga enam kursi pada Pemilu 2029 yang akan datang.
Target itu disampaikan Ketua Tim Task Force DPP Partai Hanura, Patrice Rio Capella, saat menghadiri konsolidasi nasional Hanura yang diikuti jajaran DPD, DPC, serta KSB Hanura se-Kaltara di Kota Tarakan, Jumat (21/8/2026)
“Agenda ini menjadi bagian dari rangkaian konsolidasi nasional Hanura untuk memastikan kesiapan struktur dan kader menghadapi Pemilu 2029,” kata Rio Capela.
“Hari ini kita mendapatkan laporan bahwa hampir 90 persen struktur di Provinsi Kaltara, sudah siap untuk menghadapi pemilu dan menghadapi verifikasi dalam waktu dekat, baik administrasi maupun verifikasi faktual yang dilakukan oleh KPU,” sambung dia.
Rio bilang, Hanura memiliki modal politik yang cukup kuat di Kaltara. Saat ini, kader Hanura mengisi 17 kursi legislatif di seluruh Kaltara, termasuk tiga kursi di DPRD provinsi.
“Kami mendapatkan 17 kursi di seluruh Kaltara, tiga di provinsi, dan hasilnya cukup bagus. Kami yakin kader-kader Partai Hanura di Kaltara ini siap menghadapi Pemilu 2029,” ujarnya.
Dengan modal itu, Hanura menaikkan target perolehan kursi di DPRD Provinsi Kaltara.
“Target kami adalah Partai Hanura meningkatkan jumlah kursi di Provinsi Kaltara ini. Dari tiga hari ini target kita mendapatkan lima atau enam,” ungkapnya.
Rio mengungkapkan, Hanura sebelumnya pernah memperoleh empat kursi di DPRD Provinsi Kaltara. Karena itu, target lima hingga enam kursi dinilai menjadi sasaran yang realistis.
“Karena dulu pernah dapat empat, kita harapkan bisa mendapatkan lima atau naik jadi enam kursi untuk bisa menjadi pimpinan DPRD provinsi di Kaltara,” ucap dia.
Rio menegaskan, pencapaian target itu akan bergantung pada kekuatan kader di masing-masing daerah pemilihan. Hanura mengutamakan kader yang memiliki basis dan bekerja di tengah masyarakat.
“Kita harapkan betul-betul kader yang mengakar, bukan sekadar kader numpang lewat nyaleg di sini. Tapi dia betul-betul menjadi orang yang datang dan hidup di tengah-tengah masyarakat,” tegasnya.
Selain meningkatkan perolehan kursi legislatif, Hanura juga menargetkan penambahan kader yang mampu memenangkan kontestasi eksekutif di Kaltara.
“Kita berharap bahwa ada penambahan jumlah eksekutif yang bisa dimenangkan oleh kader Hanura di Kaltara,” tuturnya.
Ia menilai kader lokal memiliki keunggulan karena memahami kebutuhan masyarakat dan persoalan daerah.
“Kami yakin putra-putra daerah di Kaltara inilah yang mengerti soal kebutuhan daerahnya, kebutuhan rakyatnya,” kata Rio.
Rio menekankan, konsolidasi organisasi menjadi fondasi utama sebelum Hanura memasuki tahapan Pemilu 2029. Struktur partai di tingkat provinsi, kabupaten/kota hingga kecamatan terus dipersiapkan.
“Kaltara menjadi salah satu daerah yang diharapkan memberikan kontribusi terhadap target Hanura memperkuat kembali posisi politiknya pada Pemilu 2029. Kami meyakini bahwa tantangan-tantangan itu akan kami hadapi dan akan kami lewati,” pungkasnya.(*)
