TANJUNG SELOR – Kebakaran melanda rumah yang dihuni karyawan Toko AZ Bananas & Dani Donats di Jalan Sengkawit RT 048 RW 018, Kelurahan Tanjung Selor Hilir, Kecamatan Tanjung Selor, Kabupaten Bulungan, Senin (2/2/2026) sore.
Api pertama kali terlihat dari bagian belakang rumah sekitar pukul 17.50 WITA dan dengan cepat membesar sebelum akhirnya berhasil dipadamkan satu jam kemudian.
Rumah tersebut diketahui milik Hj. Nurdin (62), pensiunan PNS yang berdomisili di Jalan Semangka, dan disewakan kepada Ramadhani (40), seorang wiraswasta. Bagian depan rumah dimanfaatkan sebagai tempat usaha AZ Bananas & Dani Donats, Ayam Gebrek 88, serta usaha Kopi Keliling bermerek Kopi Royal.
Salah seorang saksi mata, Ami (26), karyawan toko, mengaku pertama kali mendapat informasi dari pemilik Bengkel Motor WHM yang berada di depan toko mengenai kepulan asap hitam dari belakang rumah.
“Saya langsung ke belakang untuk mengecek, tapi api sudah besar. Kami sempat mencoba memadamkan dengan APAR, tapi tidak berfungsi. Akhirnya kami menyelamatkan diri,” ujarnya.
Hal senada disampaikan Hasrudin, pemilik Bengkel Motor WHM. Ia melihat asap tebal dari bagian belakang rumah dan segera memberi tahu karyawan toko sebelum meminta anak buahnya melapor ke kantor Pemadam Kebakaran.
Sementara itu Kasat Reskrim Polresta Bulungan, AKP Haji Rio Adi Pratama, mengatakan pihaknya masih melakukan pendalaman untuk memastikan sumber api.
“Personel Polresta dan petugas pemadam kebakaran Kabupaten Bulungan datang kelokasi, bersama BPBD dan warga sekitar, berjibaku memadamkan api. Sebanyak 10 unit mobil PMK, dua ambulans dan dua unit mobil BPBD juga dikerahkan,” kata AKP Rio.
“Sekitar pukul 18.50 WITA, api berhasil dipadamkan dalam kondisi aman dan terkendali. Polisi langsung memasang garis polisi di lokasi untuk kepentingan penyelidikan,” sambung dia.
Dijelaskannya, untuk mengetahui penyebab kebakaran masih dalam proses penyelidikan.
“Kami sudah memasang garis polisi dan besok Unit Ident akan melakukan olah TKP untuk memastikan titik awal api,” ujarnya.
Rio mengungkapkan, berdasarkan keterangan sementara para karyawan, api diduga pertama kali muncul dari bagian belakang rumah yang merupakan area kamar tidur dan kamar mandi karyawan, bukan area dapur atau aktivitas memasak. Saat kejadian, penyewa rumah Ramadhani diketahui tidak berada di lokasi karena sedang berada di Makassar bersama suaminya untuk menjalankan ibadah umrah.
“Hingga kini, penyebab pasti kebakaran dan nilai kerugian material masih dalam proses penyelidikan. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut, namun bangunan rumah yang dihuni para karyawan mengalami kerusakan parah akibat kebakaran,” tutupnya.(*)







