TANJUNG SELOR – Ketua Ikatan Keluarga Toraja (IKAT) Tanjung Selor, dr. Medianto Rombetasik, mengajak seluruh warga Toraja di perantauan untuk terus menjaga kekompakan, kerendahan hati, dan persatuan dalam bingkai keluarga besar IKAT.
Ajakan tersebut disampaikan dr. Medianto dalam acara perayaan Natal IKAT Tanjung Selor yang berlangsung penuh kekeluargaan di Halaman Gereja Toraja Jemaat Sion, Jalan Jeruk, Tanjung Selor, Jumat 23 Januari
Ia mengingatkan pentingnya nilai rendah hati sebagai landasan hidup bermasyarakat, terlebih di tanah rantau.
“Kita harus seperti ayam betina, bukan ayam jantan yang congkak. Selalu rendah hati, di mana bumi dipijak di situ langit dijunjung,” kata Medianto.
Ia menegaskan, kerendahan hati hanya bisa tumbuh jika dibarengi dengan kasih, bukan keangkuhan. Nilai itu yang selama ini menjadi kekuatan warga Toraja untuk tetap diterima dan berkontribusi positif di tengah masyarakat Kalimantan Utara.
“Saya juga mengucapkan rasa syukur karena banyak putra-putri Toraja yang kini dipercaya menduduki posisi penting di pemerintahan, baik di tingkat provinsi maupun kabupaten. Hal itu, patut disyukuri sekaligus dijaga dengan sikap bijak dan penuh tanggung jawab dalam pelayanan,” tegasnya.
Medianto jugamenyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Gubernur Kalimantan Utara (Kaltara) atas perhatian dan dukungannya kepada warga Toraja.
“Kami menyampaikan terima kasih atas perhatian Bapak Gubernur. Ini bentuk dukungan nyata pemerintah kepada masyarakat,” katanya.
Lebih jauh, dr. Medianto mengingatkan agar warga Toraja tidak mudah terpecah oleh kepentingan tertentu. Ia menegaskan bahwa IKAT sejak awal dibentuk bukan sekadar organisasi, melainkan wadah kekeluargaan, sosial, dan saling tolong-menolong.
“Tujuan IKAT dari dulu adalah untuk saling membantu, saling mengasihi. Jangan mudah diadu domba,” ujarnya
Ia juga mengulas sejarah panjang keberadaan IKAT di Bulungan yang telah hadir sejak 1976 dan tercatat resmi sejak 28 Agustus 1986. Menurutnya, persatuan yang telah dijaga puluhan tahun oleh para pendahulu harus terus dirawat generasi sekarang.
“Semoga ke depan kita tetap satu, tetap kompak, dan tidak mudah tergoda untuk terpecah. Karena kita ini keluarga,” pungkasnya.
Sementara itu, Ketua Panitia Natal IKAT Tanjung Selor, Salasa Pandan dalam sambutannya menyampaikan terima kasih atas partisipasi seluruh warga Toraja yang telah mendukung terselenggaranya perayaan Natal dengan baik. Ia menyebut kekompakan panitia dan warga menjadi kunci suksesnya kegiatan tersebut.
“Perayaan Natal ini bukan hanya ibadah, tetapi juga menjadi momen mempererat tali persaudaraan warga Toraja di perantauan. Terima kasih atas dukungan semua pihak, sehingga acara ini dapat terlaksana dengan lancar,” tutupnya.(*)







