BULUNGAN – Di tengah agenda patroli wilayah, Kapolda Kalimantan Utara (Kaltara) Irjen Pol. Djati Wiyoto Abadhy bersama Wakapolda Kaltara Brigjen Pol. Andries Hermanto menyempatkan diri singgah di peternakan ayam petelur milik warga di Desa Tanjung Agung, Kecamatan Tanjung Palas Timur, Kabupaten Bulungan, Kamis (15/1/2026).
Peternakan tersebut dikelola Marko, warga setempat yang juga menjabat Kepala Desa Tanjung Agung.
Usaha ini mulai berjalan sejak pertengahan 2025 dan kini menjadi salah satu pemasok telur ayam untuk kebutuhan masyarakat sekitar.
Di lokasi, Kapolda melihat langsung dua bangunan kandang yang masing-masing menampung sekitar 7.000 ekor ayam petelur. Total populasi ayam mencapai lebih dari 14.000 ekor. Ayam-ayam tersebut didatangkan dari Berau pada usia 18 minggu, fase awal masa produksi telur.
Setiap hari, peternakan ini menghasilkan sekitar 17.000 butir telur atau setara 55 piring. Produksi tersebut tidak hanya membantu memenuhi kebutuhan protein masyarakat, tetapi juga membuka lapangan kerja bagi warga desa.
Kapolda Kaltara menilai usaha peternakan ayam petelur ini sebagai contoh kemandirian pangan yang tumbuh dari desa. Menurutnya, penguatan ekonomi lokal melalui sektor pangan menjadi salah satu kunci menjaga stabilitas wilayah, khususnya di daerah perbatasan.
“Ketahanan pangan tidak selalu dimulai dari proyek besar. Dari desa seperti ini justru lahir kekuatan ekonomi yang nyata bagi masyarakat,” ujar Irjen Pol. Djati Wiyoto Abadhy.
Dalam kunjungan tersebut, Kapolda dan Wakapolda berdialog langsung dengan pengelola mengenai pola pemeliharaan, distribusi pakan, hingga pemasaran telur. Mereka juga melihat proses pengambilan telur di dalam kandang.
Usai meninjau area peternakan, rombongan melanjutkan patroli wilayah. Kehadiran pimpinan Polda Kaltara di lokasi ini menunjukkan pendekatan kepolisian yang tidak hanya berorientasi pada aspek keamanan, tetapi juga pada penguatan ekonomi dan ketahanan pangan masyarakat.(*)







