TANJUNG SELOR – Minggu pagi yang cerah di Tepian Sungai Kayan, Kabupaten Bulungan, menghadirkan suasana berbeda. Kawasan yang sehari-hari menjadi ruang rekreasi warga itu berubah menjadi pusat kebersamaan saat Polda Kalimantan Utara (Kaltara) menggelar olahraga bersama dalam rangka memperingati Hari Bhayangkara ke-80, Minggu (28/6/2026).
Sejak pagi, ratusan warga dari berbagai kalangan memadati lokasi kegiatan. Anak-anak, remaja, hingga orang tua tampak berbaur tanpa sekat dengan anggota Polri. Suasana hangat dan penuh keakraban menjadi pemandangan yang mewarnai peringatan hari lahir Korps Bhayangkara tahun ini.
Senam massal pun menjadi pembuka rangkaian kegiatan. Iringan musik yang energik menghidupkan suasana sementara peserta mengikuti setiap gerakan dengan penuh semangat. Tawa dan canda yang sesekali terdengar menciptakan atmosfer kebersamaan yang menggambarkan kedekatan antara Polri dan masyarakat.
Kapolda Kaltara, Irjen Pol. Djati Wiyoto Abadhy hadir langsung didampingi Wakapolda Kaltara Brigjen Pol. Yusuf, para Pejabat Utama Polda Kaltara, serta Ketua Bhayangkari Daerah Kalimantan Utara Ny. Sari Djati Wiyoto Abadhy. Kehadiran mereka tidak hanya untuk mengikuti kegiatan, tetapi juga menyapa dan berinteraksi langsung dengan masyarakat yang hadir.
Usai senam bersama, perhatian warga beralih ke bazar pasar murah yang menjadi salah satu daya tarik utama kegiatan. Berbagai kebutuhan pokok disediakan dengan harga terjangkau, mulai dari beras SPHP seharga Rp55 ribu, minyak goreng Rp18 ribu, gula pasir Rp17 ribu, tepung terigu Rp10 ribu, hingga telur ayam Rp19 ribu.
Bagi banyak warga, pasar murah tersebut menjadi bentuk kepedulian nyata Polri dalam membantu meringankan kebutuhan sehari-hari di tengah tantangan ekonomi yang masih dirasakan sebagian masyarakat.
Di area lain, layanan bakti kesehatan juga ramai dimanfaatkan. Warga memeriksakan tekanan darah, berkonsultasi mengenai kondisi kesehatan, hingga mendapatkan edukasi kesehatan secara gratis. Sementara itu, anak-anak menikmati berbagai aktivitas dan hiburan yang disiapkan panitia, menciptakan suasana yang semakin semarak.
Kapolda Kaltara Irjen Pol. Djati Wiyoto Abadhy mengatakan, Hari Bhayangkara ke-80 tahun ini menjadi momentum refleksi bagi Polri untuk terus meningkatkan kualitas pengabdian kepada masyarakat.
“Di usia ke-80 ini, Polri dituntut semakin profesional, transparan, akuntabel, serta mengedepankan pelayanan yang humanis dan tidak menyakiti masyarakat. Melalui kegiatan ini, kami berharap terjalin sinergi yang semakin kuat antara Polri dan masyarakat dalam menghadapi tantangan tugas di tengah perkembangan teknologi dan lingkungan strategis yang semakin kompleks,” ujarnya.
Lebih dari sekadar olahraga bersama, pasar murah, maupun layanan kesehatan gratis, kegiatan di Tepian Sungai Kayan menghadirkan ruang perjumpaan yang mempererat hubungan antara polisi dan masyarakat. Senyum warga yang pulang membawa kebutuhan pokok, kegembiraan anak-anak yang menikmati berbagai aktivitas, hingga hangatnya interaksi yang terjalin sepanjang kegiatan menjadi potret sederhana kehadiran Polri di tengah masyarakat.
Di usia pengabdian yang memasuki delapan dekade, Polri melalui Polda Kalimantan Utara ingin menegaskan bahwa menjaga keamanan tidak semata-mata tentang penegakan hukum. Keamanan juga lahir dari kepercayaan, kedekatan, dan kebersamaan yang terus dibangun bersama masyarakat.
Di Tepian Sungai Kayan pagi itu, semangat Hari Bhayangkara tidak hanya dirayakan melalui seremonial, tetapi hadir dalam bentuk yang paling sederhana: kebersamaan antara polisi dan masyarakat yang saling menjaga dan menguatkan.(*)







