TANJUNG SELOR – Provinsi Kalimantan Utara (Kaltara) mulai bersiap menyambut perhelatan Piala Dunia 2026 yang dihelat sejak 11 hingga 19 Juni di Amerika Serikat, Kanada dan Meksiko.
Selain menghadirkan euforia sepak bola bagi masyarakat, ajang olahraga terbesar di dunia itu diharapkan mampu memberikan dampak ekonomi bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di daerah.
Persiapan itu mengemuka dalam audiensi jajaran TVRI Kaltara dengan Gubernur Kalimantan Utara, Zainal A. Paliwang, di Ruang Rapat Kerja Gubernur pada Kamis (4/6) kemarin.
Dalam pertemuan itu, TVRI Kaltara memaparkan rencana pelaksanaan nonton bareng (nobar) Piala Dunia 2026 yang akan melibatkan UMKM lokal.
Sebagai pemegang hak siar resmi, TVRI Kaltara berencana menghadirkan berbagai kegiatan nobar yang tidak hanya menjadi sarana hiburan bagi masyarakat, tetapi juga membuka ruang usaha bagi para pedagang dan pelaku ekonomi kreatif.
Gubernur Kaltara, Zainal A Paliwang menyambut baik rencana tersebut. Menurutnya, Piala Dunia tidak hanya menjadi ajang olahraga yang menyatukan masyarakat, tetapi juga dapat mendorong perputaran ekonomi di berbagai sektor.
“Dampak yang paling terasa nantinya tentu pergerakan ekonomi, terutama bagi UMKM. Selain itu, saya yakin kerukunan, keakraban, dan keharmonisan masyarakat juga akan semakin meningkat,” kata Zainal.
Zainal bilang, keterlibatan UMKM dalam kegiatan nobar menjadi langkah strategis agar manfaat ekonomi dari tingginya antusiasme masyarakat terhadap sepak bola dapat dirasakan secara langsung.
Karena itu, Zainal mengajak masyarakat untuk menyambut Piala Dunia 2026 dengan semangat kebersamaan serta tetap menjaga keamanan dan ketertiban selama kegiatan berlangsung.
“Kita nikmati bersama siaran Piala Dunia dari TVRI dan tetap menjaga keamanan saat melaksanakan kegiatan menonton bersama,” ujarnya.
Gubernur juga mengapresiasi upaya TVRI Kaltara yang menggandeng UMKM dalam rangkaian kegiatan menyambut Piala Dunia 2026.
“Terima kasih kepada TVRI. Dengan hak siar yang dimiliki, tentu akan memberikan dampak yang luar biasa karena penggemar sepak bola sangat banyak, termasuk di Kaltara,” tuturnya.
Gubernur menambahkan, menjelang laga pembuka, pemerintah daerah berharap momentum Piala Dunia 2026 dapat menjadi sarana mempererat kebersamaan masyarakat.
“Sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi lokal melalui keterlibatan UMKM dalam berbagai kegiatan nobar yang akan digelar di Kaltara,” tutupnya.(*)







